Jumat , 17 September 2021 ~ 08:32 GMT+0700
Beranda / Hukum / Satpol PP: Bantah Pernyataan Pandam Jaya, Jangan Cuma Spanduk HRS Doang?

Satpol PP: Bantah Pernyataan Pandam Jaya, Jangan Cuma Spanduk HRS Doang?

Redaksi I Selasa, 24 Nov 2020 – Jam 15:31 WIB.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengungkapkan kebenarannya tidak ada pihak yang menghalangi saat penurunan baliho Habib Rezieq, itu sudah dilakukan.

“Bukan dihalangin, sudah diturunin dipasang lagi. Dan hari ini, saya turunkan semua. Hari ini saya operasi menurunkan semua spanduk, semua spanduk jangan cuma spanduk HRS doang, seluruh spanduk yang melanggar kita lakukan tindakan penurunan, kita tertibkan,” kata Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin dikutip Selasa 24 November 2020.

“Tidak ada dihalangin, enggak ada dihalangin. Yang tadi saya katakan spanduk itu pernah diturunkan tapi dipasang lagi, bukan dihalangi, bahasanya salah kalau dihalangin. Kalau halangan kita mau turunin dihalangi jadi enggak bisa, kan jadinya begitu. Kalau amannya udah diturunin, kemudian besok lusa dipasang lagi itu bukan dihalangi. Bahasanya bukan dihalangi,” tegas Arifin.

Arifin mengatakan saat ini semua spanduk yang bergambar Habib Rizieq telah diturunkan. Arifin menyatakan pihaknya telah melakukan tindakan penurunan.

“Kita sudah lakukan penurunan, kita sudah lakukan penurunan. Kalau dipasang lagi ya kita turunkan lagi. Apanya yang loyo? Kalau orang yang enggak pakai helm kan masih ada juga enggak pakai helm. Loyo enggak itu? Jadi kita bukannya enggak bertindak. Orang diturunkan dipasang lagi. Kita udah turunkan pasang lagi, jadi ini kegiatan udah rutin untuk penurunan spanduk itu,” kataya.

Arifin mengatakan Satpol PP terlibat dalam pencopotan baliho tersebut. Penurunan baliho bergambar Habib Rizieq itu dilakukan oleh petugas gabungan.

“Dan kalau kemudian TNI kemarin yang menurunkan kan ada anggota Pol PP juga. Orang gabungan kok, enggak terlihat aja. Liat aja di video itu kan ada anggota kita, hadir juga itu,” ucapnya.

Semua baliho dan spanduk yang tidak memiliki izin akan diturunkan. Arifin meminta agar warga patuh dengan aturan yang ada di Ibu Kota.

“Prinsip semua spanduk, reklame yang melanggar tetap kita tertibkan. Kita tentunya harapan mereka semua semua agar mematuhi peraturan daerah, kita jaga kota Jakarta ini untuk menjadi kota yang tertib, teratur, indah jadi semua pihak punya tanggungjawab yang sama untuk menjaga kota Jakarta yang kita cintai,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menjelaskan alasan TNI turun langsung dalam pencopotan baliho Rizieq Shihab. Dudung mengatakan, sebenarnya dirinya sudah meminta Satpol PP dan kepolisian mencopot baliho sesuai kewenangan mereka.

“Tapi enggak ada yang berani. Maka saya perintahkan copot itu baliho-baliho FPI,” ujar Dudung seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi pekan ini 23-30 November 2020.

Menurut Dudung, Satpol PP pernah menurunkan baliho itu, tapi disuruh pasang kembali dengan ancaman akan dipasang lebih banyak baliho. “Ancamannya, kalau diturunkan satu, akan pasang seribu baliho. Mereka makin menjadi-jadi, seakan-akan tidak ada hukum,” ujarnya.

Jika Satpol PP dan Kepolisian sudah angkat tangan, lanjut Dudung, maka TNI harus turun. “Kalau Pol PP takut, polisi takut, terus negara di mana? Tugas tentara itu menjaga kedaulatan negara. Jangan sampai negara ini kacau,” ujar jenderal bintang dua ini.

Share:

Baca Juga

Aturan PPKM Banyak Petugas Tak Pahami Secara Baik Dilapangan?

Redaksi | Kamis 8 Juli 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Komandan Paspamres (Danpaspampres) Mayor Jenderal Agus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =