Senin , 20 September 2021 ~ 06:05 GMT+0700
Beranda / Hukum / Polisi yang Dilaporkan dalam Kasus Unlawful Killing Ternyata Tewas Sejak Awal Tahun
Foto: Keterangan Pers Mabes Polri terkait penembak laskar FPI meninggal sejak januari silam.

Polisi yang Dilaporkan dalam Kasus Unlawful Killing Ternyata Tewas Sejak Awal Tahun

Redaksi | Sabtu, 27 Maret 2021 | Jam 01:30 WIB.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Polri telah menyatakan bahwa seorang anggotanya yang menjadi terlapor dalam kasus unlawful killing telah meninggal dunia. Polisi tersebut diketahui tewas dalam kecelakaan tunggal pada awal tahun lalu.

Pihak Polri mengaku baru mengumumkannya untuk menjaga akuntabilitas penyidik. Polisi berinisial EPZ menjadi satu dari tiga polisi yang dilaporkan dalam kasus unlawful killing penembakan laskar FPI beberapa waktu lalu.

Dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (26/3) Polri mengumumkan, EPZ meninggal dunia dalam insiden kecelakaan tunggal. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangerang Selatan pada 3 Januari lalu. EPZ disebut sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Namun ia dinyatakan meninggal dunia pada keesokan harinya atau tepatnya 4 Januari 2021 siang. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan alasan mengapa pihaknya baru mengumumkan kematian EPZ baru-baru ini.

Menurut Rusdi hal ini lantaran untuk menjaga akuntabilitas dari penyidik. “Proses penyidikan tetap berjalan. Walaupun setelah meninggal dunia untuk menjaga akuntabilitas daripada penyidiknya itu sendiri,” kata Brigjen Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Dengan meninggalnya EPZ maka status hukum terhadapnya pun digugurkan. Saat ini masih ada dua anggota kepolisian yang menjadi terduga pelaku pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing.

“Tentunya nanti dalam proses akhir akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku sesuai 109 KUHAP bahwa penyidikan dapat dihentikan karena beberapa hal antara lain tersangka meninggal dunia dan tindak pidana kadaluwarsa.

Nanti kalau yang sudah meninggal dunia ini tentunya pasal 109 KUHAP itu diberlakukan,” jelasnya. Meski EPZ sudah meninggal dunia, Rusdi memastikan proses hukum terhadap dua anggota polisi lainnya masih tetap berjalan. Rusdi menegaskan, penyidik akan bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel.

Share:

Baca Juga

Aturan PPKM Banyak Petugas Tak Pahami Secara Baik Dilapangan?

Redaksi | Kamis 8 Juli 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Komandan Paspamres (Danpaspampres) Mayor Jenderal Agus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 2 =