Senin , 20 September 2021 ~ 06:16 GMT+0700
Beranda / Figur Tokoh / Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba: UU Cipta Kerja Cacat Prosedural
Foto Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba bersama Dr. Hasbi Wahidi.

Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba: UU Cipta Kerja Cacat Prosedural

Redaksi | Kamis, 22 Oktober 2020 | Jam 13:00 WIB.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Awak media mewawancarai Ketua Umum Garuda Merah 08, Nurdin Taba, terkait omnibus law undang-undang cipta kerja, nurdin mengatakan bahwa UU Cipta Kerja proses pembentukan nya cacat prosedural, tidak transparan dari awal, ini bagian dari penyalagunaan kekuasaan yang dilakukan DPR RI dan Pemerintah.

Omnibus law UU Cipta Kerja ditentang masyarakat dari kalangan pekerja, ada dugaaan tidak memberikan kepastian hukum kepada masyarakat secara mendasar.

Pembentukan UU Cipta Kerja ini, ada kepentingan yang dimiliki oleh pejabat dan relasinya, memiliki kepentingan di balik Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Disisi lain kita semua sudah mengetahui bahwa pihak Istana melalui Sekneg sempat mengajukan revisi draf RUU Cipta Kerja sebanyak 158 item. Revisi ini yang mengakibatkan jumlah halaman RUU Cipta Kerja menjadi berubah-ubah.

“Usulan perbaikan draf RUU Cipta Kerja sebanyak 158 item dalam 88 halaman berdasarkan recall tanggal 16 Oktober 2020. Sehingga dokumen dari 812 halaman menjadi 1.187 halaman,” dan ini menjadi cacat prosedural secara nyata, dan seharusnya setelah pengesahan di Rapat Paripurna DPR RI, UU Cipta Kerja tidak sepatutnya dilakukan perubahan.

Share:

Baca Juga

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Terbukti Langgar Etik Berat

Redaksi | Senin, 30 Agustus 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 + six =