Senin , 20 September 2021 ~ 06:28 GMT+0700
Beranda / Hukum / Kabareskrim: Kami Undang Komnas HAM, Amnesty, KontraS untuk Rekonstruksi Yang Datang Hanya Kompolnas

Kabareskrim: Kami Undang Komnas HAM, Amnesty, KontraS untuk Rekonstruksi Yang Datang Hanya Kompolnas

Redaksi I Selasa, 15 Desember 2020.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Bareskrim Polri selalu transparan dan objektif dalam menangani kasus penembakan enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek. Salah satu buktinya adalah melibatkan pihak eksternal. Misalnya seperti Komnas HAM, Amnesty International, KontraS, Imparsial, dan Kompolnas.

“Dari beberapa eksternal kami undang untuk menggelar rekonstruksi namun yang hadir hanya Kompolnas.Namun demikian kami tetap hargai independisi dari rekan-rekan pengawas external yang lain,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya Polri melakukan rekonstruksi pada Senin (14/12) dini hari di 4 lokasi. Sejumlah hal ditunjukkan saat rekonstruksi itu di antaranya yaitu TKP penembakan.Sigit mengatakan hasil rekonstruksi tewasnya 6 anggota laskar FPI belum final. Oleh sebab itu, Polri membuka kemungkinan ada rekonstruksi lanjutan jika ada temuan baru.

“Rekonstruksi yang kita lakukan adalah bagian dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. Artinya, rekonstruksi yang dilakukan belum merupakan hasil final,” ungkapnya.

Komjen Pol Listyo Sigit mengatakan Bareskrim tetap menerima masukan lain terkait penuntasan insiden tersebut. “Tentunya kami akan mendudukkan dalam posisi yang manakala ada masukan yang lain, yang sebaliknya, tentunya kami akan mengakomodasi,” ujarnya.

“Jadi ini sedang berproses, kami serahkan kepada penyidik untuk terus melanjutkan sehingga kemudian hasil akhir dari proses penyidikan betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

 

Sumber: sindonews.com

Share:

Baca Juga

Aturan PPKM Banyak Petugas Tak Pahami Secara Baik Dilapangan?

Redaksi | Kamis 8 Juli 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Komandan Paspamres (Danpaspampres) Mayor Jenderal Agus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 6 =