Senin , 14 Juni 2021 ~ 13:07 GMT+0700
Beranda / Figur Tokoh / Haris Azhar: Rekam Jejak Jokowi Menunjukkan Inkonsistensi, Antara Apa Yang Diucapkan Dengan Keputusan

Haris Azhar: Rekam Jejak Jokowi Menunjukkan Inkonsistensi, Antara Apa Yang Diucapkan Dengan Keputusan

Redaksi | Kamis, 18 Maret 2021.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Rekam jejak Jokowi menunjukkan inkonsistensi antara apa yang diucap dengan keputusan yang diambil. Bagaimana dengan amendemen UUD 1945? Kata Haris Azhar dalam Youtube Mata Najwa, kamis (19/3)

Di masa pemerintahan Jokowi, isu mengubah masa jabatan presiden menjadi 3 periode hampir selalu muncul bersamaan dengan rencana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD).

Direktur Lokataru Haris Azhar menyebut posisi Presiden Jokowi dalam rencana mengamandemen UUD penting.

“Perlu ada statement dari presiden dia tidak setuju ada amandemen,” kata Haris.

Namun, M Qodari, Direktur Indobarometer, lembaga konsultan dan survei politik, tidak sejalan dengan Haris. Menurutnya, jika presiden mengatakan tidak boleh mengamandemen UUD maka dia melanggar UUD.

“Di UUD, amandemen itu dibolehkan dan ada aturannya. Bagaimana Presiden mengatakan tidak boleh. Itu melawan UUD,” kata Qodari.

Share:

Baca Juga

Pimpinan KPK Mangkir, Tak Hadiri Panggilan Komnas HAM Soal Dugaan Pelanggaran Hak Asasi, Terakit PolemiK TWK

Redaksi | Rabu, 9 Juni 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Pemanggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *