Senin , 20 September 2021 ~ 06:44 GMT+0700
Beranda / Figur Tokoh / Demokrat Kubu AHY: Tak Pernah Tuding Presiden Jokowi, Terkait Kisruh Demokrat
Foto: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar konferensi pers di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021). AHY mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas keputusan menolak hasil KLB Demokrat kubu Moeldoko.

Demokrat Kubu AHY: Tak Pernah Tuding Presiden Jokowi, Terkait Kisruh Demokrat

Redaksi | Senin, 05 April 2021 | Jam 00:55 WIB.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim tak pernah menuding Presiden Joko Widodo terlibat dalam kekisruhan partainya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra.

Pernyataan Kubu AHY ke Presiden Jokowi

Sebelumnya, dalam kisruh partai berlambang bintang mercy ini, beberapa kader Demokrat kubu AHY sempat menyinggung nama Jokowi. Salah satunya datang dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Saat itu, dirinya yakin bahwa Presiden Jokowi bijaksana dalam menanggapi kisruh yang dihadapi Partai Demokrat.

“Saya percaya Presiden Jokowi miliki integritas dan kearifan dalam menyikapi pendongkelan Partai Demokrat yang sah ini. Saya percaya bahwa pemerintah akan bertindak adil serta menegakkan hukum yang berlaku baik institusi kita, UUD 1945 dan UU Parpol maupun AD/ART Partai Demokrat yang secara hukum mengikat,” kata dia.

Lalu ada Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meyakini Presiden Jokowi tidak akan tinggal diam. Sebagai pemimpin negara, Presiden Jokowi dipercaya Ibas masih memiliki hari nurani untuk melihat kebenaran.

“Pemimpin negeri ini punya nurani untuk melihat mana yang benar, mana yang salah,” kata Ibas.

Padahal pada 4 Februari 2021, Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menyebut pihak Istana telah menerima surat dari AHY. Namun, tidak akan membalas surat tersebut sebab itu adalah masalah internal Partai Demokrat.

“Kami rasa, kami tidak perlu menjawab surat tersebut. Karena itu adalah perihal dinamika internal partai. Itu adalah perihal rumah tangga internal Partai Demokrat yang semuanya kan sudah diatur di dalam AD/ART,” jelas Pratikno.

Share:

Baca Juga

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Terbukti Langgar Etik Berat

Redaksi | Senin, 30 Agustus 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + 17 =