Senin , 14 Juni 2021 ~ 13:45 GMT+0700
Beranda / Figur Tokoh / Andi Arief: Moeldoko Akan Rebut Kantor DPP Sebelum 6 April 2021
Foto: Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief dan KSP Moeldoko Ketua Umum Hasil KLB

Andi Arief: Moeldoko Akan Rebut Kantor DPP Sebelum 6 April 2021

Redaksi | Selasa, 30 Maret 2021 | Jam 15:56 WIB.

JAKARTA, Figurindonesia.com – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, mengatakan bahwa kubu Kongres Luar Biasa (KLB) pimpinan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko akan berupaya untuk merebut paksa Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi Nomor 41, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurutnya, langkah itu dilakukan karena Demokrat kubu Moeldoko tahu bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sulit untuk mengesahkan kepengurusan Demokrat hasil KLB.

KLB Moeldoko akan main gila, tahu bahwa putusan Depkumham sulit mensahkan mereka, kini mereka akan berupaya merebut paksa kantor DPP Demokrat jalan Proklamasi,” kata Andi lewat akun Twitter miliknya, @Andiarief_, Selasa (30/3).

Saat dikonfirmasi awak media, Andi mengatakan pihaknya mendapat kabar bahwa rencana merebut paksa Kantor DPP Partai Demokrat itu tidak akan dilakukan pada hari ini, melainkan sebelum 6 April 2021.

Adapun soal 6 April, Andi dalam kicauannya menjelaskan Kemenkumham memiliki tenggat waktu untuk mengumumkan keputusan mereka atas kubu Moeldoko pada tanggal tersebut. Keputusan tersebut pun, sambung dia, bisa lebih cepat.

Andi menyatakan bahwa pengamanan di Kantor DPP Partai Demokrat telah ditingkatkan setelah pihaknya menerima informasi tersebut.

“Tidak hari ini, tapi kami mendengar sebelum tanggal 6 (April),” katanya.

Share:

Baca Juga

Pimpinan KPK Mangkir, Tak Hadiri Panggilan Komnas HAM Soal Dugaan Pelanggaran Hak Asasi, Terakit PolemiK TWK

Redaksi | Rabu, 9 Juni 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Pemanggilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *