Jumat , 17 September 2021 ~ 08:16 GMT+0700
Beranda / Figur Politik / Jokowi Bagi-Bagi Sembako Picu Kerumunan, PA 212 Serukan Tangkap Jokowi: Kalau Tidak Diproses Hukum,  Maka HRS Harus Dibebaskan
Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bakmukmin.

Jokowi Bagi-Bagi Sembako Picu Kerumunan, PA 212 Serukan Tangkap Jokowi: Kalau Tidak Diproses Hukum,  Maka HRS Harus Dibebaskan

Redaksi | Kamis, 12 Agustus 2021.

JAKARTA, Figurindonesia.com – PA 212 serukan tangkap Jokowi. Sebab Presiden Jokowi bagi-bagi sembako di Terminal Grogol. Seruan itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bakmukmin.

Novel Bakmukmin menikai aksi Jokowi bagi-bagi sembako timbulkan kerumunan.

“Jokowi harus ditangkap karena sudah sangat fatal melakukan kesalahan besar dan berbahaya karena aksi arogan itu terencana dengan matang,” kata Novel saat dihubungi, Kamis (12/8/2021).

Menurutnya, polisi harus berani menindak presiden lantaran diduga melakukan pelanggaran. Novel meminta aparat memperlakukan Jokowi seperti para tokoh FPI yang ditangkap.

“Karena melakukan kerumunan dan sudah jelas ada yuris prudensinya yaitu sanksi hukum 8 bulan penjara yang mana IB HRS telah menjadi korbannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Novel meminta tidak perlu lagi ada diskriminasi hukum.

Menurutnya, bangsa ini akan gaduh bila ketidakadilan terus dipertontonkan.

“Kalau Jokowi tidak diproses hukum maka IB HRS harus dibebaskan karena semua kasus kerumunan yang telah terjadi tidak ada yang dijerat hukum,” tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi menyambangi Terminal Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (10/8/2021). Kedatangan Jokowi, untuk membagikan sembako kepada warga. Namun karena tingginya antusias warga yang tidak sabaran mengantre hingga menyebabkan terjadinya kerumunan, bahkan terjadi dorong-dorongan.

Pantauan Suara.com di lokasi Jokowi tiba sekitar pukul 16.12 WIB. Namun saat tiba, Jokowi tidak turun dari mobil yang ditumpanginya. Masyarakat pun hanya bisa melihat dari jauh sambil meneriaki memanggil-manggil namanya.

Dari dalam mobil Jokowi melambaikan tangan kepada para warga yang berkumpul. Sekitar 5 menit kemudian Jokowi langsung meninggalkan lokasi.

Saat Jokowi tiba, pembagian sembako sebenarnya berjalan kondusif.

Mereka mengantre dengan menjaga jarak. Namun setelah mantan Gubernur DKI Jakarta itu meninggalkan lokasi, situasi tidak kondusif.

Terlihat mereka terlibat saling dorong, sampai ada beberapa warga yang terlihat terjepit di antara kerumunan massa. Alhasil protokol kesehatan jaga jarak pun terabaikan.

Petugas yang terdiri dari TNI, Polri, dan Paspampres berusaha untuk menertibkan warga. Mereka sesekali berteriak untuk menenangkan. Namun tidak berhasil.

Karena situasi tidak kondusif, tim yang bertugas menghentikan pembagian sembako. Warga pun terlihat kecewa.

Berita telah ini terbit di: https://www.wartaekonomi.co.id/ Dengan Judul: Presiden Bagi-bagi Sembako Picu Kerumunan, PA 212 Serukan Tangkap Jokowi: Kalau Tidak Rizieq Bebas
Share:

Baca Juga

Kisruh Internal KPK: Saat ini Negara Dalam Bahaya Manakala Korupsi Dibiarkan Merajalela

Redaksi | Sabtu, 5 Juni 2021. JAKARTA, Figurindonesia.com – Negara dalam bahaya saat dimana korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − three =