Senin , 20 September 2021 ~ 06:54 GMT+0700
Beranda / Figur Daerah / Polres Bukittinggi Launching Alat Deteksi Covid -19
Foto: Suasana saat Sosialisasi Launching alat Deteksi Covid -19 Polres Bukittinggi.

Polres Bukittinggi Launching Alat Deteksi Covid -19

Redaksi | Kamis, 01 April 2021.

BUKITTINGGI, Figurindonesia.com — Polres Bukittinggi melaunching penggunaan alat Genose C-19, sebagai alat deteksi covid-19, bertempat di Aula Mapolres Bukittinggi, Kamis (1/4/2021).

Kegiatan Launching penggunanan alat Genose C-19 di wilayah hukum Polres Bukittinggi tersebut di hadiri oleh perwakilan Kodim 0304 /Agam, Kepala Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi.

Dari pantauan Figurindonesia.com juga terlihat hadir Wakapolres dan sejumlah Perwira di lingkungan Polres Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, dr. Vera Maya Sari mengatakan, genose – C19 yang di launching di Polres Bukittinggi ini, merupakan pertama di Sumatera Barat.

“Kami dari Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mengapresiasi upaya cepat dari Polres Bukittinggi mendatangkan alat Genose C-19. Karena kemampuan alat ini, dapat mendeteksi secara cepat seseorang terinfeksi covid-19 atau tidak, postif lemah atau positif kuat,” terangnya.

Lebih lanjut dr. Vera mengatakan, alat Genose C-19 ini, merupakan salah satu alat screening cepat deteksi covid-19, dengan biaya ringan. Sehingga bisa digunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan.

“Jika nantinya ada personil polres atau TNI atau masyarakat yang dinyatakan positif covid-19 melalui alat ini, akan diperkuat dengan test PCR. Namun kami himbau, imunitas tetap nomor satu, pencegahan menjadi langkah utama. Tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes),” jelasnya.

Kapolres Bukittinggi, AKBP. Dody Prawiranegara, menyampaikan, merespon perintah Presiden tentang 3T, testing, tracing, dan treatment, pihaknya langsung mengupayakan pengadaan Genose C-19. Alat ini untuk tahap awal akan digunakan untuk pemeriksaan seluruh personil Polres, Kodim, Pol PP dan petugas lapangan lainnya.

“Kami sebagai ujung tombak, tentu rentan dengan covid-19. Buktinya beberapa bulan lalu, banyak personil Polres Bukittinggi terpapar covid-19. Untuk itu, anggota harus mengetahui secara berkala terkait kondisi tubuh mereka, sehingga kami di Polres Bukittinggi membeli satu unit Genose C-19 produksi dalam negeri dari UGM,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, kedepannya, alat ini juga digunakan secara acak untuk deteksi para warga dan pengunjung Bukittinggi.

“Secara acak nanti kita bikin tenda bekerjasama dengan Dinkes, untuk pemeriksaan dini secara cepat kepada warga dan pengunjung dengan gratis,” jelas AKBP Dody.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Meskipun telah divaksin Covid -19, namun 3 M tetap diterapkan secara ketat,” tegas AKBP Dody

Alat Genose C-19 memiliki 10 sensor, untuk pemeriksaan pasien dengan menggunakan hembusan nafas yang dimasukkan dalam kantong khusus dan dicek ke alat Genose Covid-19.

“Hasilnya dapat ditunggu 2 sampai 5 menit dengan tingkat akurasi mencapai 95 hingga 97 persen,” tutup AKBP Dody Prawiranegara mengakhiri.

Reporter :Edwarman

Share:

Baca Juga

Asisten II Bidang Perekonomian Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora: Mewajibkan Semua Perusahaan Berpegang Pada UU Ketenagakerjaan

Redaksi | Rabu, 23 Juni 2021. Kotamobagu, SULUT. Figurindonesia.com – Pemerinta Kota-kotamobagu dalam hal ini, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × five =