Jumat , 17 September 2021 ~ 08:58 GMT+0700
Beranda / Figur Daerah / Asisten II Bidang Perekonomian Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora: Mewajibkan Semua Perusahaan Berpegang Pada UU Ketenagakerjaan
Foto: Sosialisasi penyelenggaraan pendataan dan informasi hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja serta pengupahan di gedung AULA dinas ketenagakerjaan KK  tahun 2021. Selasa (22/6/21).

Asisten II Bidang Perekonomian Kotamobagu, Sitti Rafiqah Bora: Mewajibkan Semua Perusahaan Berpegang Pada UU Ketenagakerjaan

Redaksi | Rabu, 23 Juni 2021.

Kotamobagu, SULUT. Figurindonesia.com – Pemerinta Kota-kotamobagu dalam hal ini, Dinas perindustrian dan ketenagakerjaan mengadakan kegiatan sosialisasi pendataan dan informasi hubungan industrial serta jaminan sosial tenaga kerja dan pengupahan tahun 2021. kegiatan ini, berlangsung selama dua hari bertempat di gedung AULA dinas ketenagakerjaan KK. Selasa (22/6/21).

Kegiatan sosialisasi ini rencananya dibuka langsung olah sekretaris Kota-kotamobagu (SEKOT) Ir. Sande Dondo selama dua hari namun, sekretaris KK berhalangan hadir disebabkan ada urusan kedinasan di luar kotamobagu.

Asisten II bidang perekonomian Pemerintah Kota- Kotamobagu (KK), Sitti Rafiqah Bora SE yang mewakili  Bapak sekretaris kota- Kotamobagu datang dan resmi membuka langsung kegiatan sosialisasi penyelenggaraan pendataan dan informasi hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja serta pengupahan tahun 2021.

AS II  Sitti Rafiqah Bora SE dalam sambutan kegiatan dimaksud mengatakan, pihak perusahaan harus mematuhi aturan undang-undang tentang ketenagakerjaan.

” Dalam perkerjaan diperusahaan dan instansi manapun, jangan coba-coba memperkerjakan atau merekrut anak dibawah umur karena  bertentangan dengan pasal 68 Undang-undang Ketenagakerjaan,” ungkap Bora saat sambutan.

Lanjut kegiatan sosialisasi RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini, turut dihadiri juga oleh Kepala dinas perindustrian dan ketenagakerjaan (KK) Imran Golonda MAP.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Industrial Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (PEMPROVSULUT) Barito Pinontoan SH,  turut hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya menyampaikan, ada tiga aitem merekrut tenaga kerja.

” Yaitu ada upah, printa, dan pekerjaan,” ujar Pinontoan saat memberikan paparan materi sosialisasi.

Terkait HRD, singkatan dari Human Resources Development atau suatu departemen dari perusahaan yang tugas utamanya mengelola sumber daya manusia di perusahaan tersebut. Nah dalam pembuatan kontrak kerja karyawan, perusahaan harus benar-benar mengacu pada peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan.

” Seketika ada pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap karyawan, perusahaan dan instansi BUMN dimana dia bekerja wajib membeyar uang pesangon mereka,” pungkas Pinontoan.

(DENNY.D)

Share:

Baca Juga

Bupati Kotabaru Melantik 9 Pejabat Tinggi Pratama  

Redaksi |Jumat 18 Juni 2011. Kotabaru (KALSEL), Figurindonesia.com. H. Sayed Jafar. SH, selaku pimpinan tertinggi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 1 =