Senin , 20 September 2021 ~ 07:23 GMT+0700
Beranda / Ekonomi / Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji, Anggito Abimanyu Mengizinkan Jemaah Haji Untuk Menarik Setorannya?
Foto Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu,

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji, Anggito Abimanyu Mengizinkan Jemaah Haji Untuk Menarik Setorannya?

Redaksi | Rabu, 9 Juni 2021.

JAKARTA, Figurindonesia.com Pemerintah mengizinkan jemaah haji untuk menarik setorannya. Namun, ada konsekuensinya. Kemungkinan tidak akan mendapatkan kesempatan berhaji sepanjang hidupnya.

Mengapa? “Kalau ditarik, tentu akan mengakibatkan kehilangan antrean, proses awal lagi. Jadi memang ada konsekuensinya,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu, Senin (7/6/2021).

Artinya, jemaah yang kini berusia 50 tahun, hampir dipastikan tidak akan mendapatkan jatah berhaji lagi. Terutama untuk jemaah haji reguler yang difasilitasi pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, secara khusus, Dubes Saudi meluruskan pemberitaan tentang haji yang ramai di media utamanya pasca Kementerian Agama mengumumkan pembatalan keberangkatan haji secara resmi.

Dubes menyebutkan, pembatalan haji itu sama sekali tidak terkait dengan hubungan Indonesia dan Saudi yang kurang baik. Beberapa kalangan sebelumnya memang menilai pembatalan ini akibat masalah diplomasi.

“Masalah pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia tidak ada kaitannya dengan hubungan baik yang sudah terjalin antara Saudi dan Indonesia. Tidak ada pula hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu dan produsen tertentu seperti yang selama ini berkembang di media,” ujarnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini, Kerajaan Arab Saudi bahkan belum mengirimkan undangan haji ke negara lain termasuk Indonesia. Ini tidak lain karena jika dilaksanakan, ibadah haji tahun ini masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Selain membahas haji, Duta Besar Saudi juga membahas rencana kerja sama antara MUI dengan Arab Saudi. Kerja sama itu meliputi bidang ukhuwah, dakwah, dan sebagainya (ta’awun wa tabadulul ara’) yang berorientasi pada penguatan Islam Wasathiyah di kawasan Arab Saudi, Indonesia, maupun dunia internasional.

Share:

Baca Juga

Apa Dampak Apabila Indonesia Masuk Jurang Resesi

Redaksi I Jumat, 6 Nov 2020 I Jam 11:00 WIB. JAKARTA, Figurindonesia.com – Ekonom Institute …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + seventeen =